JOTD : Kakek Loyo

20 01 2008

Pada suatu hari ada nenek dan kakek sedang berteduh karena hujan. Lalu datanglah anak-anak yang sedang bermain hujan. rupanya anak-anak itu sedang berlomba untuk membuat cacing tanah menjadi lurus.

Anak Pertama mencoba dengan menarik cacing tersebut tapi setelah di lepas cacingnya kembali bengkok. Anak Kedua mecoba dengan memasukkan dalam sedotan tapi setelah keluar dari seditan nasibnya juga sama. Bengkok lagi. Anak Ketiga langsung berlari ke rumah dan kembali membawa hairspray ibunya lalu menyemprot cacing tersebut. Ternyata berhasil cacing itu menjadi keras dan lurus. Rupanya Kakek dan Nenek memperhatikan kejadian tersebut.

Nenek: “Kek, nanti nenek minta hairspray yaa!” kakek: “Buat apa nek??”
Nenek: “Nenek kan mau buat…..”
Kakek: “(emosi nih) memang kakek udah gak mampu?”
Nenek: “Lha kemarin mau masukin aja gak gisa-bisa!”
Kakek: “Eh nenek jangan bilang kakek loyo ya!! (darah tinggi kambuh)”
Read the rest of this entry »





JOTD : Mati Terlalu Bahagia

19 01 2008

Suatu hari, selesai sarapan, seorang istri bertanya kepada suaminya, “Apa yang kamu akan lakukan jika aku tiba-tiba meninggal?”

Suaminya berpikir sejenak lalu menjawab, “Aku akan mati juga.”

Terkejut dengan jawaban suaminya, si istri bertanya, “Mengapa?”
Read the rest of this entry »





JOTD : Penjual Burung

18 01 2008

Polisi menghentikan laju motor Kosim, si penjual burung.

Polisi : Mana SIM?

Kosim : Pasar Burung Pak

Polisi : Kutilang ya?

Kosim : Perkutut Pak





JOTD : Gara-Gara Baju

17 01 2008

Seorang guru bertanya ke salah satu muridnya.
Guru : Mat, Kenapa kemarin kamu tidak masuk sekolah ?
Mamat : Begini bu, kemarin khan saya kehujanan dan baju seragam saya hanya satu jadi saya cuci dulu.

Dua hari kemudian, Mamat nggak masuk sekolah lagi.
Read the rest of this entry »





JOTD : Pegangan

16 01 2008

Udin mengantarkan neneknya berobat ke dokter, naik sepeda motor.
Udin: Ayo nek, naik boncengan, jangan lupa pengangan yang erat ya.
Nenek: Iya, ini juga nenek sudah pegangan erat koq.
Udin: Jangan lupa pengangannya yang erat ya, nek !!!! (kata Udin lagi mengingatkan)
Nenek: Iya, nenek sudah pegangan yang erat, cerewet amat.
Udin: Ok, kalo begitu kita berangkat ya, nek.
Read the rest of this entry »








Follow

Get every new post delivered to your Inbox.